RSS

Tag Archives: kuliner semarang

Ini Martabak Telur Favorit Saya

Siapa sih yang nggak suka makan martabak? Makanan ini mudah sekali didapat, hampir ada di mana-mana, harganya terjangkau dan cocok sekali untuk teman ngeteh/ngopi malam hari bersama keluarga. Saya suka sekali dengan martabak telur, karena rasa gurihnya yang dominan pas sekali dipadukan dengan asamnya acar dan pedasnya cabe.

Salah satu martabak favorit saya ada di Jl. Thamrin (tepatnya di depan kursus stir mobil Senior, seberangnya Pertamina). Jualnya pakai mobil pick-up yang bagian belakangnya dimodifikasi seperti food truck modern tapi kalau ini lebih sederhana. Namanya Martabak Nasional Bang Zein, sudah pernah dengar? atau mungkin sudah lama langganan?

Ternyata martabak ini sudah ada cukup lama, dulu ada di depan gedung GRIS Jl. Pemuda yang sekarang sudah jadi Mall Paragon. Setelah itu kurang tahu jualan dimana, baru beberapa bulan ini mulai jualan di Jl. Thamrin. Sekarang yang jualan sudah bukan Bang Zein lagi tapi digantikan anaknya.

Kenapa saya suka sekali dengan Martabak Nasional Bang Zein ini? Tentunya karena rasanya enak, isiannya banyak/lebih tebal (dibanding dengan martabak di tempat lain), acarnya juga seger, dan yang membedakan dengan martabak lain adalah saus khusus dengan rasa unik. Sausnya berwarna coklat dengan rasa campuran antara manis, asam dan gurih, hampir sama dengan saus Lunpia tapi sedikit lebih encer.

Harga dari Martabak Nasional Bang Zein ini hampir sama dengan martabak di tempat lain, misalnya Rp 15,000 untuk martabak biasa dengan 1 telur. Daftar harga lengkap silahkan bisa dilihat di foto berikut.

Kalau kebetulan Martabak Nasional Bang Zein tutup, saya biasa beli Martabak di dekat Indomaret Pasar Kembang Bergota atau Martabak Malabar di Jl. Depok. Tiga tempat itu adalah favorit saya, karena tentu saja selain lokasinya dekat dengan rumah rasanya juga enak. Silahkan bisa dibuktikan kalau kebetulan lewat daerah sana bisa mampir beli. Kalau ada yang punya rekomendasi lain, silahkan bisa share di comment.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 26/07/2017 in Kuliner

 

Tags: , , , , , , ,

Cap Cay Enak di Semarang

Sudah tahu kenapa namanya cap cay? dalam bahasa Indonesia cap cay artinya 10 macam sayuran. Walaupun kenyataanya tidak selalu cap cay ini terdiri dari 10 macam sayuran, baisanya hanya beberapa macam sayuran tapi ditambah dengan daging ayam, sosis, bakso, ampela ati ayam, telor, kekian, seafood (seperti cumi atau udang) sesuai selera. Sayuran yang biasa ada di dalam cap cay diantaranya sawi putih, sawi hijau, kol, kembang kol, brokoli, wortel, kapri, tomat, jamur, buncis, daun bawang, dll.

Karena saya tinggal di kota Semarang, yang akan dibahas di sini adalah cap cay enak di Semarang menurut versi saya, sekali lagi karena ini versi saya jadi mungkin cap cay favorit Anda tidak termasuk di sini. Kalau ada referensi cap cay lain yang enak silahkan komentar.

Saya tahu masakan cap cay sejak kecil, bukan karena almarhumah Ibu saya sering masak ini, tapi karena bulik saya yang tinggal di Muntilan jago banget masak cap cay, dan tiap kali berkunjung ke rumah pasti bawa cap cay andalannya.

Sampai suatu saat ketika anak saya rawat inap di RS. Telogorejo, saya dibelikan mie rebus oleh suami (loh kok mie rebus, nggak nyambung sama judulnya? hehe sabar ya dibaca dulu kelanjutan ceritanya…). Rasa mie rebusnya luar biasa sueger, enak dan pedasnya mantap. Sejak saat itu jadi langganan makan di sini, namanya Cak Ferry, warungnya buka tiap malam hari tepat di depan RS. Telogorejo. Nggak bosan-bosan tiap kesana selalu pesen mie rebus, sampai saya lihat ada orang pesen cap cay. Kok kayanya enak banget…

Berikutnya ke sana saya langsung pesan cap cay kuah pedas banget, bener saja rasanya super uenak, sueger dan yang paling penting pedasnya nendang. Saya ini termasuk tipe setia, jadi kalau sudah nemuin yang cocok nggak bakalan berpaling ke yang lain hehe… sampai sekarang masih langganan, Cak Ferry juga sampai hafal banget tiap kesana nggak perlu pesan panjang kali lebar sudah langsung tahu apa yang dimau. Anak saya juga sampai akrab sama Cak Ferry.

Di Cak Ferry, selain cap cay ada juga berbagai macam menu lain, misalnya mie rebus, mie goreng, kwetiauw rebus, kwetiauw goreng, aneka macam nasi goreng, dll. Silahkan datang langsung ke sana untuk mencoba masakan ala Cak Ferry.

Masih seputar cap cay, sekarang ini favorit kedua saya, namanya Cak Toha. Lokasi warungnya ada di Jl. Hasanudin kiri jalan rumah pertama setelah rel kereta api, buka tiap malam hari, kalau siang hari dipakai untuk bengkel.

Tahu warung Cak Toha sudah lama, karena sering lewat dan selalu ramai, tapi belum sempat nyobain, sampai suatu saat Cak Ferry tutup akhirnya suami saya cari-cari dan ingat warung ini. Harganya sama dengan Cak Ferry, rasanya juga nggak kalah. Bedanya di Cak Toha campurannya lebih banyak pakai ampela ati ayam dan kuahnya lebih pekat kecoklatan. Silahkan kalau lewat langsung dicoba mampir ke warung Cak Toha. Selain cap cay ada juga nasi goreng dan menu lainnya.

 
Leave a comment

Posted by on 13/03/2017 in Kuliner

 

Tags: , , , , , , , ,