RSS

Author Archives: SeduhTeh by Septi

About SeduhTeh by Septi

If you find my blog interesting, please don't hesitate to follow :). Thanks for visiting my blog ❤

Rehat Sejenak di The Wujil Resort & Conventions

The Wujil Resort & Conventions terletak di Jl. Soekarno Hatta No. Km 25.5, Wujil, Bergas, Semarang. Lokasinya dekat dengan berbagai tempat wisata seperti Cimory Valley, Banaran Coffee, Eling Bening, Umbul Sidomukti dan Bandungan. Namun jika Anda hanya ingin beristirahat di Hotel saja, The Wujil juga menawarkan berbagai fasilitas yang menarik.

Beberapa fasilitas yang dapat dinikmati seperti Kolam renang (outdoor), Tempat bermain anak (indoor dan outdoor), Restoran, Lounge, Toko souvenir, Rental sepeda, Computer corner, dll.

Kolam renang bisa digunakan mulai jam 06.00 hingga 21.00. Kolamnya cukup luas dan terpisah dengan bangunan Hotel, tepatnya ada di bagian depan samping kiri. Terdapat 2 buah kolam; 1 untuk dewasa dengan kedalaman kira-kira 120 cm dan 1 untuk anak-anak. Kolam renang juga dilengkapi dengan fasilitas 2 buah perosotan; 1 perosotan pendek dan 1 perosotan melingkar dengan ketinggian kurang lebih 4 m. Jika malas berenang dan hanya ingin mengawasi anak-anak, Anda bisa memanfaatkan wheel lounger yang ada di tepi kolam.

Garden

Tempat bermain anak disediakan di dalam ruangan (dekat dengan Restoran), dilengkapi dengan ayunan, perosotan dan bean bag yang bisa digunakan untuk bersantai. Untuk playground yang di luar ruangan, dilengkapi dengan jungkat jungkit dan alat permainan lainnya. Di samping taman terdapat danau kecil yang bisa dimanfaatkan untuk bermain bebek air. Sewanya murah hanya Rp 15,000 untuk 15 menit atau Rp 25,000 untuk 30 menit. Bagi yang senang berswafoto, ada banyak spot menarik untuk menambah koleksi foto Instagram.

This slideshow requires JavaScript.

Restoran Taman Indah Sari berada di belakang lobby. Tempatnya luas, cocok untuk acara keluarga atau kantor. Suasananya sangat nyaman dan disediakan berbagai pilihan, termasuk area lesehan di gazebo dengan pemandangan ke taman. Menu yang disediakan beraneka ragam, yang didominasi masakan Indonesia. Harganya terjangkau, sesuai dengan rasa dan suasana yang ditawarkan. Restoran Taman Indah Sari juga memberikan diskon 15% untuk member MTP (My TAUZIA Privilege). Tenang saja jika belum menjadi member, karena waitress akan menawarkan. Anda cukup mengisi data diri, tanpa ada biaya tambahan, dan keanggotaan ini bisa langsung digunakan saat itu juga.

Toko Souvenir menyediakan berbagai pilihan oleh-oleh, mulai dari makanan hingga pakaian. Ini bisa dimanfaatkan jika Anda tidak sempat keluar Hotel untuk membeli buah tangan. Letaknya ada di samping kiri lobby dekat pintu masuk. Jika Anda ingin mengambil uang tunai, di belakang Toko juga ada mesin ATM.

Rental Sepeda disediakan di lobby dengan harga terjangkau; Rp 30,000 untuk 30 menit atau Rp 50,000 untuk 60 menit. Dengan sepeda Anda bisa berkeliling The Wujil sambil berolahraga. Untuk yang sedang dalam perjalanan dinas dan membutuhkan komputer, atau sekedar ingin menghabiskan waktu menjelajah internet, di lobby disediakan Computer corner. Ada 2 buah komputer yang terhubung ke internet.

Bangunan The Wujil Resort & Conventions terdiri dari 4 lantai. Hampir semua fasilitas tersebut ada di lantai 1; lantai 2 dan 3 untuk kamar, dan lantai 4 untuk Lounge. Agra Lounge digunakan untuk breakfast tamu hotel di pagi hari mulai jam 06.00-10.00 dengan pilihan menu yang beragam. Letaknya yang berada di rooftop menjadikan Lounge ini memiliki spot yang terbaik untuk menikmati makanan sambil melihat pemandangan luar. Saat weekend, di malam harinya digunakan untuk acara barbeque dan live music. Harga untuk menikmati barbeque per orang Rp 80,000.

Jika Anda ingin rehat sejenak dari hiruk pikuk rutinitas kota, The Wujil Resort & Conventions bisa menjadi pilihan. Sangat cocok untuk berlibur dengan keluarga tercinta.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 06/05/2019 in Traveling

 

Tags: , , , , , , ,

#AyoHijrah ke Bank Muamalat Indonesia, Hidup Lebih Berkah Tanpa Riba

#AyoHijrah Berani Lebih Baik

#AyoHijrah Berani Lebih Baik

Alhamdulillah saya dilahirkan sebagai seorang muslim, dari keluarga muslim dan akan tetap menjadi muslim Insya Allah hingga maut menjemput nanti. Di usia sekarang, saya sadar bahwa ilmu agama yang saya miliki masih sangat terbatas. Tetapi dengan banyak belajar, mendengarkan, membaca dan mengikuti kajian; ilmu saya semakin bertambah. Salah satunya mengenai RIBA. Terutama riba dari bunga Bank yang sangat dekat dan tidak lepas dari kehidupan sehari-hari.

Saya tipe orang yang memikirkan jangka panjang, termasuk dalam hal keuangan. Hal ini membuat saya sangat tertarik dengan investasi. Sebelumnya ketika mencari informasi tentang investasi, saya hanya terfokus dengan penawaran bunga tinggi yang dapat melipat gandakan uang dengan cepat. Tanpa mencari tahu kebenarannya dari sisi Islam, apakah itu boleh atau tidak? Apakah itu halal atau haram?

Alhamdulillah pintu hati dan pikiran saya dibukakan oleh Allah SWT akan dahsyatnya bahaya riba. Momen #AyoHijrah saya terjadi di tahun 2012, ketika membaca salah satu hadist mengenai riba berikut ini:

Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih dilihat dari jalur lainnya).

Na’udzubillahimindzalik, saat itu saya memiliki rekening deposito dan tabungan di 3 Bank konvensional, tabungan rencana pendidikan yang baru berjalan 1 tahun, dan unit link yang sudah berjalan 4 tahun. Saya langsung memutuskan untuk menutup semuanya dan hijrah ke Bank Muamalat Indonesia.

Mengapa Bank Muamalat Indonesia menjadi pilihan saya? Karena Bank Muamalat Indonesia merupakan Bank Syariah pertama di Indonesia yang diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan pengusaha muslim. Selain itu Bank Muamalat Indonesia juga murni syariah dan tidak menginduk dari bank lain, sehingga dapat dipastikan kemurnian syariahnya lebih terjaga.

Dalam hal inovasi produk keuangan syariah, Bank Muamalat Indonesia juga tidak kalah dengan Bank lain. Produk dan layanan yang ditawarkan ke nasabah begitu beragam, diantaranya seperti Tabungan iB Hijrah Muamalat Prima, Tabungan iB Hijrah Muamalat Prima Berhadiah, Tabungan iB Hijrah Muamalat Rencana, Giro iB Hijrah Muamalat, Deposito iB Hijrah Muamalat, dan masih banyak lagi.

Saya sendiri sebagai nasabah sangat puas dengan produk dan pelayanan yang diberikan oleh Bank Muamalat Indonesia. Salah satunya ketika membuka Tabungan iB Hijrah Muamalat Prima Berhadiah, saya mendapatkan 1 buah kamera yang sudah lama saya impikan. Untuk transaksi sehari-hari, saya memiliki Tabungan iB Hijrah Muamalat Prima dengan Kartu Shar-E Debit Gold yang menawarkan banyak kelebihan. Diantaranya adalah fasilitas bebas biaya transfer hingga 25 kali dalam sebulan. Ini sangat membantu karena saya sering melakukan transaksi transfer ke Bank lain. Selain itu, saya juga bisa melakukan transaksi pengambilan uang tunai di ATM Bersama dan ATM Prima tanpa dikenakan biaya. Fasilitas lain yang memudahkan saya dalam transaksi adalah kehadiran Mobile Banking Muamalat. Dengan satu aplikasi berbagai transaksi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui ponsel pintar yang terjamin keamanannya.

Semenjak saya hijrah untuk meninggalkan riba, saya tidak berhenti mencari tahu tentang seluk beluknya. Ternyata bunga Bank hanya salah satu dari sekian banyak jenis riba yang ada di sekeliling kita. Bunga disini bukan berarti hanya bunga tabungan yang menambah uang kita tetapi juga bunga pinjaman. Jangan sampai kita terjerumus ke dalam riba hanya untuk memenuhi kebutuhan duniawi. Na’udzubillahimindzalik, semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua.

Saya percaya, jika niat kita baik maka pasti akan dimudahkan oleh Allah SWT. Mungkin awalnya berat, tetapi semakin kita jauh dari riba hidup menjadi semakin tenang. Hidup seadanya dengan rezeki halal yang kita dapat, tidak perlu pusing memikirkan cicilan hutang atau takut dikejar penagih hutang.

#AyoHijrah menuju kehidupan yang lebih baik di dunia dan Insya Allah menjadi bekal di akhirat kelak. Seperti kampanye #AyoHijrah dari Bank Muamalat Indonesia yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama selalu meningkatkan diri ke arah yang lebih baik dalam segala hal. Islam bukan hanya agama yang mengatur hubungan kita dengan Sang Pencipta, tapi juga merupakan jalan hidup (way of life) sehingga #AyoHijrah juga mengajak untuk menjalani hidup sesuai tuntunan Islam yang baik dan berkah. Salah satunya berhijrah dalam hal layanan perbankan dengan memanfaatkan layanan perbankan Syariah Bank Muamalat Indonesia untuk hidup yang lebih berkah.

 
Leave a comment

Posted by on 25/04/2019 in Serba Serbi

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Perjalanan Akhir Tahun 2018: The Lawu Park, Telaga Sarangan, Solo

The Lawu Park

Tidak terasa Tahun 2019 sudah memasuki minggu ke 3. Semoga belum terlalu basi untuk posting pengalaman perjalanan terakhir di tahun 2018. Alhamdulillah akhir tahun kemarin bisa menghabiskan waktu dengan sahabat tercinta. Untuk menghindari macet dan tempat wisata yang terlalu padat pengunjung saat libur Natal dan Tahun Baru, kita pilih tanggal 20-22 Desember 2018, kebetulan anak-anak sudah masuk libur sekolah.

Berangkat tanggal 20 Desember 2018 pagi langsung menuju The Lawu Pak yang berada di Jl. Tawangmangu Magetan KM 9 Bulakrejo, Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar. Bisa dibilang The Lawu Park ini paket komplit untuk wisata keluarga karena di sini terdapat cottage, glamping, camping, spot foto, kuliner, taman bermain, outbond serta bisa berinteraksi langsung dengan binatang seperti kelinci dan domba. Untuk high season seperti ini, jika berencana menginap lebih baik booking jauh-jauh hari. Jangan sampai sudah di lokasi tapi kehabisan kamar.

Untuk informasi lengkap mengenai harga dan fasilitas dari The Lawu Park bisa langsung cek di akun Instagram: @the_lawupark atau Whatsapp: 081 299 428 124

Sampai di lokasi kira-kira pukul 12.30, karena baru bisa check-in glamping pukul 14.00, kita menunggu di resto sambil istirahat, makan siang dan sholat sementara anak-anak bermain dengan domba di area bermain. Di sana disediakan mushola yang bentuknya cukup unik seperti Ka’bah. Untuk resto-nya 2 lantai dan cukup luas. Menu yang disediakan juga beragam dengan harga yang terjangkau bahkan relatif murah.

 

Jika ingin berlibur ke sini harus dipersiapkan pakaian hangat, karena suhunya bisa mencapai 9°C-15°C, bahkan siang hari kabut sudah mulai turun. Kabutnya cukup tebal dan bertahan lama bisa sampai sehari penuh.

Konsep untuk cottage dan glamping dari segi desain dan tampilan luar sebenarnya cukup bagus, hanya saja masih perlu banyak ditingkatkan untuk fasilitas di dalamnya. Misalnya saja seperti glamping yang kita tempati hanya berisi 2 King size bed, TV dan kamar mandi kecil. Tidak ada air mineral, gula, teh/kopi apalagi kettle listrik untuk memanaskan air minum. Padahal ini penting apalagi untuk daerah yang dingin seperti di sini. Untung saja kita sudah persiapan membawa kompor gas kecil dan panci 🙂

Cottage harganya lebih murah dari glamping karena ukurannya lebih kecil. Jika cottage hanya bisa untuk 2 orang, glamping bisa untuk 4 orang. Paket cottage mendapat free breakfast 2 orang, sedangkan glamping free breakfast 4 orang. Tapi jangan berharap breakfast seperti di hotel bintang, di sini sarapannya sederhana hanya teh panas dan nasi goreng dengan telor mata sapi.

Menu sarapan (1 paket dengan sewa Cottage/Glamping)

Malam hari kita keluar dari The Lawu Park turun ke pusat keramaian terdekat, kurang lebih 5 KM. Di sini ada berbagai kuliner malam yang cocok dengan suhu dingin seperti jagung, kacang, pisang dan ketela rebus, wedang ronde, bakso, dll. Tapi kita memilih untuk makan malam di GRIYA DHAHAR OMAH DUWUR. Sesuai namanya, letaknya lebih tinggi dari jalan raya, jadi dari atas sambil makan bisa melihat lalu lalang kendaraan di jalan raya. Menunya cukup lengkap, harga murah dan rasanya juga enak. Kalau tempatnya tidak istimewa, tapi cukup bersih. Di sini juga ada tempat untuk sholat.

Daftar Menu GRIYA DHAHAR OMAH DUWUR

Hari kedua kita explore The Lawu Park sampai anak-anak puas bermain, kemudian check-out dan menuju ke Telaga Sarangan yang jaraknya kurang lebih 8 KM. Tiket masuknya hanya Rp 10,000 untuk dewasa dan gratis untuk anak-anak. Di sepanjang jalan dari area parkir hingga ke Telaga kita melewati deretan warung kaki lima yang menjual beraneka ragam oleh-oleh khas daerah sini. Jaraknya kurang lebih 500 meter, kalau malas jalan kaki kita bisa menyewa kuda sekalian untuk berkeliling Telaga.

Selain berkuda mengelilingi Telaga, kita juga bisa menyewa speedboat untuk berkeliling. Speedboat bisa untuk 4 orang, biaya sewanya Rp 60,000 satu kali putaran atau Rp 150,000 untuk tiga kali putaran. Karena berkuda sudah biasa dan banyak di tempat wisata lainnya,  kita lebih memilih untuk sewa speedboat. Anak-anak sangat antusias dan senang, bahkan mereka naik sampai 2 kali putaran 🙂

Puas menikmati pemandangan Telaga Sarangan, kita kembali ke arah Tawangmangu untuk makan siang. Dari kemarin kita penasaran dengan sate kambing yang buka hanya siang hari ada di seberang GRIYA DHAHAR OMAH DUWUR. Akhirnya kesampaian juga makan di sini. Nama warungnya Sate Kambing Pak Pur, ternyata memang cukup terkenal dan ramai pembeli. Harga satenya murah sekali dibandingkan dengan harga sate kambing di Semarang. Untuk 10 tusuk sate kambing/sapi hanya Rp 16,000; tongseng/tengkleng Rp 14,000; gule Rp 12,000 dan nasi goreng Rp 12,000. Dengan harga murah, rasanya tidak kalah enak.

Makan siang sambil browsing hotel untuk menginap malam kedua, kita putuskan booking Hotel Syariah Solo, kebetulan dapat harga promo dari tiket.com 🙂 Sampai hotel sudah sore, langsung istirahat. Malam harinya baru keluar untuk explore kuliner di Solo. Lokasi hotel dekat dengan Universitas Muhamadiyah Solo, biasanya kalau daerah kampus banyak kuliner enak dan murah. Akhirnya kita coba makan di Warung Gongso Mbak Ninie.

Daftar Menu Warung Gongso Mbak Ninie

Warungnya sederhana hanya rumah biasa yang disulap jadi tempat makan, tapi pembelinya ramai luar biasa sampai antri. Grab & Gojek juga banyak yang sedang menunggu pesanan. Wajar saja karena harganya murah dan varian menunya cukup banyak. Seperti namanya di sini hanya menyediakan aneka macam menu yang dimasak gongso.

Pagi harinya sarapan di Hotel, kemudian anak-anak berenang di Hotel sebelah. Karena Hotel Syariah tidak menyediakan kolam renang, jadi untuk pengunjung yang ingin berenang bisa di LOR-IN, lokasinya sangat dekat cukup jalan kaki saja. Sudah puas berenang kita kembali ke Hotel untuk istirahat dan packing siap-siap untuk pulang kembali ke Semarang.

“Friends that travel together stay together”

Kebetulan sekali jalan tol dari Solo ke Semarang baru saja diresmikan (sehari sebelumnya), perjalanan dari Solo ke Semarang hanya 1 jam saja. Menghabiskan waktu 3 hari 2 malam bersama dengan sahabat tercinta memang berbeda. Rasanya waktu terlalu cepat berlalu. Semoga di akhir tahun 2019 kita bisa melakukan perjalanan bersama lagi ke tempat baru yang lebih seru.

 
Leave a comment

Posted by on 14/01/2019 in Traveling

 

Tags: , , , , , , , , ,

Wisata Alam Posong yang lagi hits di Temanggung

Kalau Anda browsing Posong di Google pasti akan muncul banyak informasi mengenai objek wisata di Temanggung ini. Wisata Alam Posong memang sedang menjadi tujuan wisata favorit di sana. Lokasinya yang berada di bawah kaki Gunung Sindoro menyajikan panorama alam yang luar biasa indah. Di sepanjang perjalanan menuju Posong, mata Anda akan dimanjakan dengan hamparan tanaman tembakau yang tumbuh subur di lereng gunung. Tidak hanya tembakau, tanaman kopi juga tumbuh subur di sana. Tidak heran jika di Posong juga terkenal dengan kopi Arabica-nya.

Dari jalan raya hingga ke lokasi wisata Posong kurang lebih 3.5 KM, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi (mobil atau sepeda motor) atau juga bisa menggunakan jasa ojek. Untuk jasa ojek menuju lokasi per orang Rp 20,000 dan Rp 15,000 untuk turun dari lokasi. Mengingat jalannya yang sempit, berbatu dan menanjak pastikan kondisi kendaraan Anda benar-benar prima. Karena saat kami ke sana ada banyak mobil yang tidak kuat menanjak dan akhirnya membuat mobil di belakangnya harus menunggu lama.

Tiket masuk per orang Rp 10,000 (anak-anak tidak dihitung), parkir mobil Rp 5,000. Sampai di lokasi, jika Anda ingin masuk ke area taman, maka harus membeli tiket lagi seharga Rp 10,000 per orang (anak-anak tidak dihitung). Di dalam taman ini ada wahana bermain, cafe dan spot-spot foto yang bagus dengan view pemandangan yang indah.

  1. Flying Fox

Di dalam area taman Anda bisa bermain flying fox dengan tarif Rp 15,000 per orang (anak-anak dan dewasa sama). Ini cocok bagi yang suka memacu adrenalin. Cocok juga melatih keberanian anak-anak kita.

  1. Café

Di sini Anda bisa menikmati secangkir kopi asli Posong dengan aneka gorengan hangat yang cocok sekali dengan hawa dingin. Harganya relatif murah, tidak seperti di daerah wisata lain yang cenderung mahal. Misalnya saja untuk secangkir kopi tubruk hanya Rp 10,000; susu jahe Rp 6,000 dan aneka gorengan per porsi isi 5 hanya Rp 5,000. Jika Anda ingin membawa kopi untuk buah tangan juga bisa, kemasan 100 gram dijual mulai harga Rp 35,000 hingga Rp 75,000.

  1. Mushola

Umat muslim tidak perlu khawatir, jika tiba waktu sholat. Di dalam area taman terdapat Mushola Riyadhul Jannah yang berada di belakang Café. Jadi Anda tetap bisa bermain dengan tetap melakukan kewajiban sholat.

  1. Area bermain anak

Di area taman disediakan area bermain anak seperti jungkat-jungkit, ayunan, becak mini dll, semuanya gratis. Selain itu juga banyak disediakan kursi-kursi untuk sekedar bersantai dan menikmati pemandangan alam.

  1. Area camping

Di dalam area taman ada banyak tenda-tenda yang sudah terpasang dan siap ditempati. Jika Anda berminat untuk camping, di sana menyediakan berbagai Paket Camping mulai dari Rp 60,000 hingga Rp 150,000 per orang tergantung fasilitasnya. Silahkan bisa dilihat di daftar harga berikut:

  1. Spot-spot foto yang instagramable

Ini yang paling dicari pengunjung, spot foto instagramable. Di dalam area taman banyak spot-spot foro yang disediakan dengan view yang bagus dan cocok untuk menambah koleksi foto instagram Anda.

Jika Anda ingin refreshing dengan keluarga, atau sekedar menambah koleksi foto, Wisata Alam Posong bisa menjadi salah satu pilihan.

 
Leave a comment

Posted by on 19/07/2018 in Traveling

 

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Mengabadikan Kemegahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)

Arsitektur Masjid Agung Jawa Tengah

Jika sebelumnya saya berkesempatan untuk mengabadikan keindahan Klenteng Sam Poo Kong, akhir pekan kemarin saya beruntung bisa kembali ke Masjid Agung Jawa Tengah dan mengambil beberapa foto.

Sebagaimana sudah diketahui saat ini MAJT menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan muslim bahkan non muslim dari dalam dan luar kota Semarang. Arsitekturnya yang unik dan menarik menjadikan MAJT menjadi satu tempat yang wajib dikunjungi para pecinta fotografi. Arsitekturnya sendiri merupakan karya dari Ir. H. Ahmad Fanani yang memenangkan sayembara desain MAJT pada tahun 2001. Selain bangunan utama masjid yang megah, di sana juga terdapat menara setinggi 99 meter yang terpisah dari masjid dan dapat dinaiki pengunjung untuk melihat keindahan kota Semarang dari atas. Di sini disediakan teropong untuk melihat suasana kota dengan lebih dekat dan jelas.

Saat yang tepat untuk mengabadikan kemegahan MAJT adalah di pagi hari. Mengapa? karena pencahayaan matahari yang tepat dapat menghasilkan warna biru langit yang cerah dan semakin menambah keindahan arsitektur MAJT yang terekam kamera. Selain itu juga belum banyak pengunjung yang datang. Sehingga akan lebih leluasa untuk memotret dan membuat komposisi foto dengan jelas tanpa banyak objek yang mengganggu.

Jika Anda berniat untuk kesana pada malam hari, maka harus dipastikan untuk membawa peralatan fotografi tambahan seperti lampu flash dan tripod untuk mendapatkan hasil yang terbaik di tengah minimnya pencahayaan.

Tidak ada biaya yang dipungut untuk memasuki kawasan MAJT, Anda cukup membayar biaya parkir saja. Kecuali jika Anda berminat untuk naik ke atas Menara Asmaul Husna, maka akan dikenakan biaya per orang.

Menara Asmaul Husna

“Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1439 H”

 
Leave a comment

Posted by on 21/05/2018 in Fotografi

 

Tags: , , , , ,

Mengabadikan Keindahan Klenteng Sam Poo Kong

Pintu Masuk Klenteng Sam Poo Kong

Lokasinya yang cukup dekat dengan jantung Kota Semarang, membuat Klenteng Sam Poo Kong menjadi salah satu tujuan wisata favorit, selain Lawang Sewu. Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau (anak-anak Rp 3,000 dan dewasa Rp 5,000) membuat Klenteng ini dikunjungi banyak wisatawan dari berbagai latar belakang agama baik dari dalam kota maupun luar kota. Ini juga yang menjadikannya sebagai simbol kerukunan umat beragama di Semarang.

Klenteng Sam Poo Kong berdiri di lahan yang cukup luas dan terdiri dari beberapa bangunan. Yang menjadi ciri khas dari Klenteng ini adalah keberadaan sebuah patung besar yaitu patung Laksamana Zheng He atau dikenal juga dengan nama Cheng Ho. Beliau merupakan seorang pelaut dan penjelajah muslim dari Tiongkok yang sangat terkenal.

Arsitektur Klenteng Sam Poo Kong

Bagi yang hobi atau sedang belajar fotografi seperti saya, tempat ini wajib ada di dalam bucket list Anda. Beberapa hari yang lalu saya cukup beruntung bisa datang ke Klenteng Sam Poo Kong saat pagi hari sebelum banyak pengunjung yang datang. Dengan begitu kemegahan arsitektur Klenteng bisa diabadikan dengan bersih (tanpa banyak objek yang mengganggu). Warna bangunan Klenteng yang didominasi dengan merah sangat kontras dengan warna biru langit dan hijau pepohonan sebagai latar belakang. Hasil seperti ini tidak lepas dari peran pencahayaan sinar matahari yang tepat.

Ada banyak spot foto yang bisa diambil di Klenteng Sam Poo Kong ini. Selain bentuk keseluruhan dari bangunan yang unik dengan warna-warna solid yang kontras, kita juga bisa mengambil detail-detail dari ornamen yang melengkapi bangunan itu sendiri. Seperti misalnya ukiran di dinding, pattern atap, patung, lampion, dll.

 
1 Comment

Posted by on 15/05/2018 in Fotografi

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Serunya liburan ke Jogja naik angkutan umum

Kawasan Candi Prambanan Yogyakarta

Liburan ke Jogja memang sudah biasa ya… apalagi buat kita yang tinggal di Jawa Tengah dan sekitarnya. Tapi walaupun begitu Jogja tidak pernah gagal mengundang wisatawan untuk kembali datang. Selain terkenal sebagai Kota Pelajar, Jogja juga menawarkan banyak tujuan wisata mulai dari wisata sejarah, alam, edukasi, belanja, hiburan, dll.

Seperti saya dan keluarga juga sudah beberapa kali mengunjungi Kota Gudeg ini, tapi biasanya menggunakan kendaraan sendiri atau ikut dengan rombongan. Kemarin tanggal 28-29 April 2018 sedikit berbeda karena kita kesana dengan naik angkutan umum.

Bangunan di Kawasan Keraton

Berangkat dari Semarang hari Sabtu 28 April 2018 pukul 06.00, dari rumah kita naik GrabCar sampai Agen Bus Nusantara di Jl. Setia Budi No.168, Srondol Kulon, Banyumanik. Sampai sana ada bus jurusan Jogja yang standby, alhamdulillah tidak harus menunggu lama kira-kira pukul 06.30 bus berangkat. Tiket bus per orang Rp 45,000. Perjalanan kurang lebih 3 jam sampai pemberhentian terakhir yaitu Terminal Jombor kira-kira pukul 09.30.

Dari Terminal Jombor kita lanjut dengan Jogja Trans, tiketnya per orang hanya Rp 3,500. Tidak perlu khawatir jika tidak tahu rute sama sekali seperti kita, petugas Trans Jogja siap membantu. Karena kita ingin liburan ini juga ada edukasi ke anak, jadi tujuan pertama kita adalah Keraton Jogja. Sesuai informasi kita naik bis nomor A2 turun di Halte 3 Malioboro. Ini adalah halte terdekat dengan Keraton.

Brosur Keraton

Turun dari bis langsung disambut tukang becak yang sudah standby di dekat halte. Tukang becak menawarkan wisata keliling naik becak ke 3 tempat hanya Rp 10,000. Tapi sesuai pengalaman yang sudah pernah beberapa tahun lalu, kita biasanya dibawa berkeliling ke Toko oleh-oleh dengan harga yang lumayan mahal. Kenapa bayar becaknya murah karena tukang becak ini nanti akan mendapat fee dari Toko tersebut. Kali ini kita hanya murni pakai jasa becak untuk mengantar ke Keraton saja, biayanya Rp 15,000.

Sampai di Keraton cukup banyak pengunjung (sangat berbeda saat saya ke Keraton Solo, pengunjungnya hanya beberapa orang bisa dihitung). Tiket per orang hanya Rp 5,000 dan izin untuk foto Rp 2,000. Kita dibekali brosur yang berisi informasi mengenai bangunan apa saja yang ada di dalamnya. Masuk ke dalam suasananya asri dan bersih, kita masuki semua sudut ruangan yang ada di sana satu per satu dan menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam.

Puas keliling Keraton, perut mulai keroncongan. Kita cari makanan di sekitar Keraton, alhamdulillah ada warung yang lumayan dekat, namanya Bebakaran. Sesuai namanya warung ini menyediakan berbagai macam menu serba dibakar seperti tempe, sosis, bakso, ikan dan ayam. Tempatnya cukup nyaman bisa duduk di kursi atau lesehan, rasanya juga lumayan enak.

Warung Bebakaran

Kita makan sekalian istirahat kurang lebih 1 jam. Dari Bebakaran pesan GrabCar untuk ke Hotel. Jaraknya lumayan jauh karena kita menginap di Hotel Platinum yang ada di depan Bandara Adi Sucipto. Sampai Hotel kira-kira pukul 13.30 langsung check-in dan istirahat. Sore hari berenang, kebetulan sepi jadi berasa kolam sendiri. View-nya bagus sekali karena kolam renangnya ada di rooftop dan menghadap ke Bandara Adi Sucipto.

Kolam Renang Hotel Platinum Adi Sucipto Yogyakarta

Malam hari kita jalan-jalan di sekitar hotel untuk cari ATM, snack dan makan malam. Kita ke Pom Bensin di dekat hotel, di sana lengkap ada ATM berbagai macam Bank, mini market dan Dunkin’ Donuts. Di depannya ada yang jual jagung, ketela, pisang dan kacang rebus masih fresh dan anget, pas sekali untuk camilan di malam hari. Harganya juga murah untuk jagung, pisang (isi 2), ketela Rp 3,000 per biji dan kacang Rp 5,000 per porsi.

Mie Ayam & Bakso Idolaku Pak Tikno

Dari sini kita jalan ke sebelahnya ada warung Mie Ayam dan Bakso Idolaku Pak Tikno. Tempatnya sangat luas cocok sekali untuk rombongan. Walapun ramai pembeli, penyajiannya cukup cepat. Rasanya enak dan harganya juga murah jika dibandingkan dengan harga bakso di Semarang. Sudah puas dan kenyang kita kembali ke Hotel untuk istirahat.

Pagi harinya berenang sebentar kemudian sarapan di Hotel. Kira-kira pukul 09.00 kita check-out dan langsung menuju ke Candi Prambanan menggunakan GrabCar. Karena jarak dari jalan raya ke loket tiket lumayan jauh, kita minta Grab untuk mengantar sampai dalam (cukup tambah bayar parkir mobilnya).

Di sana langsung disambut penjaja sewa payung, karena memang cuacanya panas terik. Sewa payung hanya Rp 10,000 sampai selesai (tidak ada batas waktu). Candi Prambanan ternyata tidak kalah dengan Candi Borobudur, pengunjungnya ramai sekali sampai harus antre lumayan panjang di loket. Harga tiketnya untuk anak (usia 3-10 tahun) Rp 20,000 dan dewasa Rp 40,000. Agar tidak capek, barang bawaan dan tas bisa dititipkan ke tempat penitipan (gratis) yang ada di dekat loket.

Begitu masuk langsung ke area taman yang sangat luas dengan rumput hijau membentang, banyak pepohonan rindang dan kursi-kursi taman. Suasananya sangat bersih, nyaman, asri dan menenangkan, dijamin betah berlama-lama di sini. Di area taman ada beberapa orang yang memakai kostum seperti gatotkaca, iron man, transformer, dll atau burung hantu yang disewakan untuk berfoto bersama. Ada juga yang menyewakan self-balancing scooter, ini bisa untuk anak-anak atau dewasa. Biaya sewanya Rp 20,000 untuk 10 menit, Rp 35,000 20 menit atau  Rp 50,000 30 menit. Ini wajib sekali dicoba karena dijamin seru.

Self-Balancing Scooter di Kawasan Candi Prambanan

Puas bermain di taman kita menuju ke area candi. Siang hari panas terik tetap tidak menyurutkan minat pengunjung. Terutama buat yang hobi fotografi atau sekedar foto selfie, di sini banyak spot-spot yang wajib untuk menambah koleksi foto. Di sekeliling candi yang masih kokoh berdiri banyak sekali reruntuhan candi yang belum disusun kembali. Ini juga bisa jadi spot foto yang bagus.

Keluar dari area candi ada persewaan sepeda untuk mengelilingi keseluruhan area candi yang memang rasanya tidak mungkin dikelilingi dengan berjalan kaki. Biaya sewa untuk sepeda tandem (untuk 2 orang) Rp 20,000 dan sepeda biasa Rp 10,000. Karena sudah capek jalan kaki, kita pilih naik kereta, biayanya per orang Rp 10,000. Dengan kereta ini kita dibawa keliling area Candi Prambanan melewati beberapa Candi seperti Candi Lumbung, Candi Bubrah dan Candi Sewu. Kereta berhenti sebentar kira-kira 10 menit di Museum. Di dalamnya berisi contoh replika yang menunjukkan bagaimana proses pemugaran candi dilakukan. Di sini kita juga bisa menukarkan tiket kereta dengan air mineral Aqua 330 ml. Dari sini kereta berjalan lagi melewati kandang rusa dan berhenti di depan pintu keluar.

Seperti halnya di kebanyakan tempat wisata, jalur keluar dari area candi sebelum ke area parkir harus melewati deretan panjang toko penjual oleh-oleh. Kita langsung mencari Mushola untuk sholat dzuhur, alhamdulillah ada di dekat area parkir. Tempatnya cukup luas dan bersih. Keluar dari area Candi Prambanan kurang lebih pukul 13.00 sudah waktunya makan siang, beruntung di seberang jalan ada Rocket Chicken.

Candi Prambanan Yogyakarta

Tanya ke tukang parkir, Halte Jogja Trans terdekat kira-kira 1 KM, lumayan juga kalau harus jalan kaki. Alhamdulillah Bapak tukang parkirnya baik, kita dibantu dicarikan orang yang mau antar ke halte. Kebetulan di sebelah baru ada anak-anak muda yang nongkrong dan mau dimintain tolong.

Tujuan kita adalah Terminal Jombor, sesuai informasi kita bisa naik bis A1 kemudian transit di Halte Bandara Adi Sucipto untuk pindah ke bis B5. Tapi sudah menunggu lama bis B5 tidak muncul juga. Justru yang datang adalah bis DAMRI dan ditawari petugas Trans Jogja kalau yang mau ke jurusan Terminal Jombor bisa naik tinggal bayar Rp 4,000 per orang, daripada menunggu lebih lama lagi akhirnya kita naik.

Sampai Terminal Jombor kira-kira pukul 14.30, pas ada bis jurusan Semarang yang sedang menunggu penumpang. Tidak lama bis langsung berangkat. Sampai Semarang kira-kira pukul 18.00, turun di daerah Sukun Banyumanik. Di sini sudah banyak taksi yang menunggu. Tapi karena mau pakai GrabCar, kita rela jalan sebentar sampai sebelah Swalayan Ada, baru order dari sini.

Alhamdulillah liburan singkat ke Jogja berjalan lancar, ternyata mudah kok naik angkutan umum. Apalagi jaman sekarang fasilitas trasportasi umum tidak kalah nyaman dengan kendaraan pribadi.

The Infinity Sky Bar Hotel Platinum Adi Sucipto

Tips buat yang berniat liburan dengan angkutan umum:

  • Pastikan kondisi badan fit, karena pasti kita perlu lebih banyak tenaga dibanding kalau naik kendaraan pribadi.
  • Riset lokasi tujuan agar tahu perkiraan jarak dan angkutan umum apa yang bisa dipakai.
  • Booking Hotel jauh-jauh hari.
  • Bawa pakaian ganti secukupnya, usahakan memakai backpack agar lebih praktis.
  • Pakai sepatu agar lebih nyaman saat jalan kaki dan berpindah angkutan.
  • Bawa bekal air minum dan snack untuk di perjalanan.
  • Siapkan uang pecahan kecil seperti 1/2/5/10/20-ribuan agar mudah saat bayar angkutan umum.
  • Bawa handphone, charger dan powerbank agar HP selalu ON sewaktu-waktu diperlukan.
  • Bawa sling bag untuk menyimpan barang penting seperti kamera, handphone dan dompet, pastikan selalu dibawa di bagian depan.
  • Jangan segan/malu bertanya!

Candi Prambanan

 
Leave a comment

Posted by on 04/05/2018 in Traveling

 

Tags: , , , , , , , , , , , , ,