RSS

Malas ke pasar? pesan saja via tumbas.in

15 Feb

Ibu-Ibu jaman now sebagian besar malas belanja ke pasar tradisional; maunya ke mall, minimarket atau supermarket. Tapi bukan salah mereka juga kalau malas ke pasar, karena biasanya pasar tradisional identik dengan kotor, bau, berantakan dan kalau tidak pandai/berani menawar bisa-bisa dapat harga lebih mahal dari supermarket. Atau ada juga beberapa penjual yang kurang ramah, kalau ditawar dagangannya malah marah-marah (yang ini saya pernah mengalami sendiri); nah hal-hal seperti ini yang membuat orang jadi malas ke pasar tradisional. Tapi walaupun begitu pasar tradisional masih punya penggemarnya sendiri.

Untuk yang malas ke pasar, apalagi yang rumahnya tidak pernah dilewatin pedagang sayur keliling; sekarang tidak perlu khawatir karena sudah ada aplikasi buatan anak muda kreatif Semarang untuk menjawab hal ini. Namanya tumbas.in, sesuai namanya tumbas artinya beli atau kalau saya lebih suka digabung jadi tumbasin alias beliin. Aplikasi ini bisa digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari yang biasa dijual di pasar tradisional seperti sayur-mayur, buah-buahan, bumbu dapur, ikan segar, daging, aneka lauk-pauk, sembako, dll secara online.

Saya tahu pertama kali dari liputan NET TV Jateng, tidak lama langsung download aplikasinya di Playstore. Tidak ada biaya registrasi atau biaya tambahan lain. Saat coba belanja pertama kali, kebetulan masih ada promo free ongkir berapapun belanjanya. Saya langsung cocok dan keterusan langganan belanja sampai sekarang. Untuk saat ini free ongkir hanya berlaku untuk minimal belanja Rp 50,000.

Aplikasi ini sangat membantu khususnya untuk Ibu rumah tangga yang juga aktif bekerja. Seperti saya, biasanya pesan malam hari jadi besok paginya belanjaan sudah diantar ke rumah. Tapi tidak harus selalu pesan malam hari; pesan pagi, siang atau sore juga bisa dengan estimasi pengiriman antara 2-3 jam setelah pemesanan.

Untuk harganya sekilas saya membandingkan dengan harga di pasar tradisional hanya terpaut kurang lebih 10%. Misalnya harga tempe 1 pcs di pasar Rp 5,000 maka di tumbas.in harganya Rp 5,500. Selain itu kita juga bisa request khusus. Misalnya saya biasa beli udang minta dibuang kepalanya atau dikupas, beli ikan segar minta dibersihkan sekalian, dst; cukup ditulis saja di kolom keterangan saat kita memesan. Jadi terima belanjaan di rumah sudah tidak perlu report lagi. Tinggal dicuci bersih sudah siap dimasak.

Ini sebenarnya idenya sederhana tapi manfaatnya luar biasa. Selain memudahkan Ibu rumah tangga belanja juga secara tidak langsung membantu pedagang-pedagang di pasar tradisional. Menurut saya ini salah satu contoh bahwa kemajuan teknologi tidak selalu mematikan hal-hal yang bersifat konvensional, buktinya tumbas.in ini justru bisa menjadi jembatan untuk kedua hal yang bertolak belakang.

Notes: Aplikasi ini baru tersedia untuk Kota Semarang dan sekitarnya.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 15/02/2018 in Serba Serbi

 

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: