RSS

Pemasangan Alat Pemadan Api Ringan (APAR)

27 Aug

APARPemasangan dan pemeliharaan Alat Pemadan Api Ringan diatur di dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No.: PER.04/MEN/1980. Sebelum lebih jauh membahas mengenai pemasangan APAR yang benar sesuai dengan Peraturan yang berlaku, lebih baik Anda tahu terlebih dahulu apa itu APAR?

APAR atau Alat Pemadam Api Ringan merupakan alat yang ringan serta mudah dilayani oleh satu orang untuk memadamkan api pada mula terjadi kebakaran.

Pemasangan APAR tidak boleh sembarangan, agar nantinya dapat berfungsi dengan baik dan cepat jika terjadi kebakaran yang tidak diinginkan. Pemasangan APAR harus mengikuti ketentuan berikut:

  • Setiap satu atau kelompok APAR harus ditempatkan pada posisi yang mudah dilihat dengan jelas, mudah dicapai dan diambil serta dilengkapi dengan pemberian tanda pemasangan.
  • Pemberian tanda pemasangan tersebut harus sesuai dengan ketentuan berikut:Tanda Pemasangan APAR
  • Tinggi pemberian tanda pemasangan tersebut adalah 125 cm dari dasar lantai tepat di atas satu atau kelompok APAR bersangkutan.
  • Pemasangan dan penempatan APAR harus sesuai dengan jenis dan penggolongan kebakaran.
  • Penempatan tersebut antara APAR yang satu dengan lainnya atau kelompok satu dengan lainnya tidak boleh melebihi 15 meter, kecuali ditetapkan lain oleh pegawai pengawas atau ahli keselamatan Kerja.
  • Semua tabung APAR sebaiknya berwarna merah.
  • Dilarang memasang dan menggunakan APAR yang didapati sudah berlubang atau cacat karena karat.
  • Setiap APAR harus dipasang (ditempatkan) menggantung pada dinding dengan penguatan sengkang atau dengan konstruksi penguat lainnya atau ditempatkan dalam lemari atau peti (box) yang tidak dikunci.
  • Lemari atau peti (box) seperti tersebut dapat dikunci dengan syarat bagian depannya harus diberi kaca aman (safety glass) dengan tebal maximum 2 mm.
  • Sengkang atau konstruksi penguat lainnya tidak boleh dikunci atau digembok atau diikat mati.
  • Ukuran panjang dan lebar bingkai kaca aman (safety glass) tersebut harus disesuaikan dengan besarya APAR yang ada dalam lemari atau peti (box) sehingga mudah dikeluarkan.
  • Pemasangan APAR harus sedemikian rupa sehingga bagian paling atas berada pada ketinggian 1,2 m dari permukaan lantai kecuali jenis CO2 dan tepung kering (dry chemical) dapat ditempatkan lebih rendah dengan syarat, jarak antara dasar APAR tidak kurang 15 cm dan permukaan lantai.
  • APAR tidak boleh dipasang dalam ruangan atau tempat dimana suhu melebihi 49°C atau turun sampai minus 44°C kecuali apabila APAR tersebut dibuat khusus untuk suhu diluar batas tersebut diatas.
  • APAR yang ditempatkan di alam terbuka harus dilindungi dengan tutup pengaman.
 
Leave a comment

Posted by on 27/08/2015 in Sertifikasi

 

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: