RSS

Membuat checklist yang dapat dicentang di Word

30 Nov

checklist

Langkah 1: Membuat tabel

  1. Pada menu Insert, pada grup Tables, klik Table.
  2. Pada kotak jumlah kolom (Number of columns), isikan 2.
  3. Pada kotak jumlah kolom (Number of rows), isikan dengan jumlah baris yang Anda kehendaki. Anda membutuhkan 1 baris untuk 1 daftar (list).

Jangan khawatir tentang ukuran kolom atau garis border, Anda dapat mengaturnya nanti.

Langkah 2: Memasukkan kotak centang (check boxes) dan teks

Untuk menambahkan kotak yang akan dapat dicentang, Anda harus menggunakan menu Developer. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Klik Microsoft Office Button  di pojok kiri atas, kemudian klik Word Options.
  2. Klik Popular.
  3. Pilih kotak centang Show Developer tab in the Ribbon.

Menambahkan kotak centang (check boxes)

  1. Klik pada sel paling kiri atas pada tabel yang sudah dibuat sebelumnya.
  2. Pada menu Developer, pada grup Controls, klik Legacy Tools.
  3. Dibawah Legacy Forms, klik Check Box Form Field .

Catatan:

Jika chek box memiliki background berwarna abu-abu, klik Legacy Tools Kemudian klik Form Field Shading untuk menghilangkan warna abu-abu.

  1. Klik sel berikutnya dimana Anda ingin memasukkan check box, tekan CTRL+Y untuk memasukkan check box lainnya.
  2. Setelah Anda memasukkan semua check box yang diinginkan, klik pada sel paling kanan atas dan ketikkan daftar yang diinginkan. Ulangi hingga semua daftar selesai.

Langkah 3: Memperbaiki tata letak (layout)

Meskipun Anda menggunakan tabel untuk membuat list, Anda mungkin ingin mengatur jarak kolom agar tidak terlalu lebar, dan teks berbaris dekat dengan check boxes. Anda juga mungkin tidak menginginkan border yang secara langsung ada di dalam tabel. Untuk mengatur hal tesebut, caranya adalah sbb:

  1. Klik kanan pada tabel, pilih AutoFit, klik AutoFit to Contents.
  2. Klik kanan pada tabel, klik Table Properties, kemudian klik tab Table.
  3. Klik Options, dan pada box Left dan Right, isikan angka yang akan memberikan jarak antara check box dan teks, misalnya .02 inches, kemudian klik OK.
  4. Pada tab Table, klik Borders and Shading, dan Kemudian klik tab Borders.
  5. Di bawah Setting, klik None, Kemudian klik OK.

Catatan:

Setelah Anda menghilangkan border, Anda akan melihat garis abu-abu. Ini merupakan gridlines tabel, dan tidak akan terlihat jika dokumen tersebut diprint. Untuk menyembunyikan gridlines tabel pada layar, klik tab Layout di bawah Table Tools, dan pada grup Table, klik View Gridlines.

Langkah 4: Mengunci formulir (form)

Untuk mencentang salah satu pilihan dengan cara mengklik pada check box, Anda harus mengunci form terlebih dahulu. Tetapi, jika form ini dikunci, maka ANda tidak dapat mengubah apapun pada dokumen tersebut baik teks maupun tata letaknya, jadi Pastikan penguncian form ini dilakukan terakhir kali jika Anda sudah merasa form tersebut sudah final dan tidak akan mengubah apapun.

Catatan:

Jika Anda ingin memeriksa ejaan (spelling) pada list, Anda harus mengaktifkan spell check sebelum Anda mengunci form tersebut.

Jika Anda ingin mengubah dokumen, Anda dapat dengan mudah membuka formulir tersebut. Pastikan Anda mengunci kembali form tersebut agar dapat dicentang.

Mengunci form

  1. Pastikan Anda tidak sedang dalam design mode dengan cara klik Design Mode pada grup Controls pada menu Developer.
  2. Pada menu Developer, pada grup Protect, klik Protect Document, maka akan muncul kotak Restrict Formatting and Editing.
  3. Di bawah Editing restrictions, klik check box Allow only this type of editing in the document, Pilih Filling in forms.
  4. Di bawah Start enforcement, klik Yes, Start Enforcing Protection.
  5. Untuk memberikan password pada dokumen agar hanya orang-orang tertentu saja yang dapat mengubah dokumen, ketikkan password pada kotak Enter new password (optional),  Kemudian ketikkan ulang password lalu klik OK.

Penting:

Jika Anda memilih untuk tidak menggunakan password, maka semua orang dapat mengubah dokumen tersebut.

Membuka kunci

  1. Pada menu Developer, pada grup Protect, klik Protect Document, dan kemudian klik Restrict Formatting and Editing.
  2. Pada Protect Document task pane, klik Stop Protection.

Catatan:

Jika Anda menggunakan password untuk menambah proteksi pada dokumen, Anda harus menuliskan password sebelum Anda dapat menghilangkan proteksi.

Demikian sedikit fungsi di dalam Microsoft office word yang dapat Anda gunakan. Semoga bermanfaat. Untuk mendapatkan tulisan di atas dalam bentuk pdf silahkan klik di sini: seduhteh-membuat checklist yang dapat dicentang di word

Tulisan saya yang lain tentang Microsoft Office Word:

 
Leave a comment

Posted by on 30/11/2012 in Microsoft Word

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: