RSS

Formula Pada Microsoft Excel

20 Mar

Formula (rumus) adalah persamaan yang melakukan penghitungan pada nilai-nilai di dalam lembar kerja (worksheet) Anda di dalam aplikasi Excel. Sebuah formula dimulai dengan tanda sama dengan (=).

Sebagai contoh, berikut ini adalah formula untuk 1 ditambah 3 dikurangi 2:

=1+3-2

Di dalam sebuah formula, operator menentukan jenis perhitungan yang ingin Anda lakukan. Ada urutan baku (default) dalam perhitungan yang terjadi, tetapi Anda dapat mengubah urutan ini dengan menggunakan tanda kurung ().

Jenis-jenis operator adalah sebagai berikut:

1. Operator Aritmatika

Untuk melakukan operasi penghitungan dasar matematis seperti penambahan, pengurangan, perkalian atau pembagian gunakan operator aritmatika berikut:

Operator Aritmatika

+ (plus) Penambahan, Contoh: 3+3

– (minus) Pengurangan/Negatif, Contoh: 3–1 atau –1

* (asterisk/bintang) Perkalian, Contoh: 3*3

/ (garis miring) Pembagian, Contoh: 3/3

% (persen) Persentase, Contoh: 20%

^ (caret/tanda sisipan) Eksponen/Pangkat, Contoh: 3^2

2. Operator Perbandingan

Anda dapat membandingkan antara dua nilai dengan menggunakan operator berikut. Jika dua nilai dibandingkan dengan operator berikut, maka hasilnya adalah nilai logika TRUE (benar) atau FALSE (salah).

Operator Perbandingan

= (sama dengan), Contoh: A1=B1

> (lebih besar dari), Contoh: A1>B1

< (lebih kecil dari), Contoh: A1<B1

>= (lebih besar atau sama dengan), Contoh: A1>=B1

<= (lebih kecil atau sama dengan), Contoh: A1<=B1

Urutan Excel melakukan operasi dalam sebuah formula:

Dalam beberapa kasus, urutan perhitungan yang dilakukan dapat mempengaruhi nilai dari rumus, jadi penting untuk memahami bagaimana perintah ditentukan dan bagaimana Anda dapat mengubah urutan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Urutan Pengitungan

Rumus menghitung nilai dalam urutan tertentu. Sebuah formula di Excel selalu dimulai dengan tanda sama dengan (=). Tanda sama dengan memberitahu Excel bahwa karakter berikutnya merupakan formula. Setelah tanda sama adalah elemen yang akan dihitung (operan), yang dipisahkan oleh operator perhitungan. Excel menghitung rumus dari kiri ke kanan, menurut urutan tertentu untuk setiap operator dalam formula.

Prioritas Operator

Jika Anda menggabungkan beberapa operator dalam satu formula, Excel melakukan operasi dalam urutan seperti di bawah. Jika formula berisi operator dengan prioritas yang sama. Misalnya, jika formula berisi operator perkalian dan pembagian, Excel mengevaluasi operator dari kiri ke kanan.

Urutan Operator sbb:

– Negatif (seperti dalam -1)

% Persen

^ Eksponen/Pangkat

* dan / Perkalian dan Pembagian

+ dan – Penambahan dan Pengurangan

Untuk mengubah urutan, tambahkan tanda dalam kurung () bagian dari formula yang ingin dihitung terlebih dahulu. Sebagai contoh, formula berikut akan menghasilkan 10 karena Excel menghitung perkalian sebelum penambahan. Formula mengkalikan 2 dengan 3 dan kemudian menambahkan 4.

Formula = 4+2*3

Sebaliknya, jika Anda menggunakan dalam kurung untuk mengubah sintaks, maka Excel akan menambahkan 4 dengan 2 terlebih dahulu kemudian mengkalikannya dengan 3 sehingga hasilnya adalah 18.

Formula = (4+2)*3

Anda dapat melihat hasil yang sangat berbeda hanya dengan menambahkan tanda dalam kurung ().

Demikian sedikit ulasan mengenai hal yang sangat dasar dan harus dipahami saat mengoperasikan aplikasi Microsoft Excel terutama untuk penghitungan.

Silahkan download ulasan di atas dalam bentuk pdf di sini: seduhteh-formula pada excel

About these ads
 
17 Comments

Posted by on 20/03/2012 in Microsoft Excel

 

Tags: , , , , , , , ,

17 responses to “Formula Pada Microsoft Excel

  1. maseadi

    03/06/2012 at 12:30 pm

    Mturnuwon…
    masukan aja, warna templatenya terlalu mencolok, so buat gk nyaman pembaca,,thanks..

     
    • seduhteh

      07/06/2012 at 1:10 am

      Terima kasih masukannya mas, sampai sekarang belum nemuin template yang cocok selain ini hehe…..

       
      • maseadi

        08/06/2012 at 1:51 am

        Sip…

         
  2. udelbodong

    15/06/2012 at 7:51 pm

    ====” Sebaliknya, jika Anda menggunakan dalam kurung untuk mengubah sintaks, maka Excel akan menambahkan 4 dengan 2 terlebih dahulu kemudian mengkalikannya dengan 3 sehingga hasilnya adalah 24

    Formula = (4+2)*3

    Anda dapat melihat hasil yang sangat berbeda hanya dengan menambahkan tanda dalam kurung ().”====

    ##### Setahu saya (4+2)*3 = 18, bukan 24 ##### bener gak ya….???

    ….. oh ya…mohon pencerahannya, saya kesulitan menentukan Formula untuk mendapatkan hasil yang ditentukan,….spt ini :

    —- dalam suatu kolom ada beberapa nilai yang bervariasi,…nah pada akhirnya ditentukan jumlah nilai tersebut adalah 1,000 (seribu), meskipun diisi lebih dari 1,000 karena yg dibutuhkan hanya 1,000, saya coba cell diisi dg jumlah akumulasi yg lebih dari 1,000 dia tetep aja menjumlah, naah…gmn caranya jika sudah tercapai nilai 1,000 bahkan lebih…tetep aja yg tertulis 1,000…..
    demikian ….. terima kasih……

     
    • seduhteh

      18/06/2012 at 7:01 am

      Terima kasih atas koreksinya, sudah saya revisi menjadi 18 :)

      Untuk kasus seperti itu mungkin Anda bisa menggunakan formula IF sbb:
      =IF(B1+C1>=1000,1000,B1+C1)

      Misal di kolom B1 sampai B5 terdapat angka secara berurutan sbb:
      500
      500
      300
      800
      300
      Kemudian di kolom C1 sampai C5 terdapat angka secara berurutan sbb:
      500
      600
      200
      800
      900
      Dan di kolom D1 sampai D5 berisi hasil penjumlahan antara kedua kolom tersebut, hasil seharusnya adalah sbb:
      1000
      1100
      500
      1600
      1200

      Tetapi jika Anda menuliskan formula di atas pada kolom D1 kemudian tinggal di-copy hingga D5, maka hasilnya menjadi sbb:
      1000
      1000
      500
      1000
      1000

      Formula tersebut menafsirkan bahwa jika hasilnya 1000 atau lebih dari 1000 maka dia akan menampilkan 1000, namun jika kurang dari 1000 maka akan menampilkan hasil yang sesuai.

      Demikian, semoga bisa membantu.

       
  3. udelbodong

    18/06/2012 at 11:58 am

    @admin seduhteh:
    terima kasih pencerahannya, skrg saya sdh bisa mengaplikasikan ke dalam data

     
    • seduhteh

      19/06/2012 at 1:43 am

      Sama2… senang rasanya bisa membantu.

       
  4. Agung

    08/11/2012 at 2:52 am

    . gan tolong buat rumus untuk penambahan persenan…
    Ex: 2.000.000 + 5% itu rumusnya gimana

    #suwun

     
    • seduhteh

      12/11/2012 at 1:37 am

      Terima kasih banyak Mas Agung sudah mampir ke blog saya…
      Untuk menambah rumus persen, Mas Agung bisa ketikkan formula sbb:
      =2000000+(5%*2000000)
      maka hasilnya adalah 2100000
      Semoga bisa membantu, selamat mencoba….

       
  5. Tibialis Anterior'a Wiina

    14/11/2012 at 12:03 pm

    klo mau bikin 5% dari 3000 itu berarti rumusnya =5%*3000 betul ga, mas..???
    atau ada rumus lain..???

     
    • seduhteh

      16/11/2012 at 1:10 am

      Betul sekali, itu rumus yang paling praktis, ada sih rumus lain, misalnya =5/100*3000, hasilnya sama saja 150.
      Selamat mencoba!!

       
  6. Tibialis Anterior'a Wiina

    14/11/2012 at 12:08 pm

    eh…. maaf, adminnya laki” atau prempuan..???
    saya main panggil mas aja..
    hehehe…..

     
    • seduhteh

      16/11/2012 at 1:11 am

      Kebetulan sekali admin-nya perempuan hehe….

       
  7. ditya

    07/02/2013 at 7:30 am

    slamat siang,saya mau tanya klo di kolom ada ppn%nya,rumusnya gmna ya?

     
    • seduhteh

      11/02/2013 at 6:24 am

      Selamat siang, terima kasih sudah mampir di blog seduhteh.

      Untuk PPN 10% sebaiknya ditambahkan 1 kolom di sebelah kanannya (kolom terpisah). Misalnya harga asli sebelum PPN ada pada kolom D2, buat 1 kolom lagi di E dan ketikkan rumus berikut di kolom E2: =D2*10%, maka otomatis akan muncul hasil PPN 10% yang diinginkan. Jika ingin menambahkan total harga setelah PPN maka pada sel F2 (kolom sebelahnya lagi) ketikkan formula: =D2+E2.

      Semoga penjelasan di atas cukup jelas. Selamat mencoba….

       
  8. Boey

    25/03/2013 at 4:48 pm

    Selamat malam mbak, mau minta tolong untuk rumus pembuatan saldo, jadi di kolom c saldonya, dan di kolom b untuk uang masuk(harus ditambahkan dari saldo terakhir) dan di kolom a untuk uang keluar(harus dikurang), nah kalau dilakukan satu persatu lama selesainya, ada rumus gak biar sekali buat rumus langsung keliatan saldonya setiap hari berapa, karna kalau perhari dibuat =c1-a2, nah kalau pembukuan buat 6 bulan kan lama pengerjaannya kalau setiap hari, terima kasih sebelumnya mbak

     
    • seduhteh

      26/03/2013 at 9:28 am

      Selamat sore mas, terima kasih sebelumnya sudah mampir ke blog saya.
      Saya sedikit kurang jelas dengan penjelasan Mas Boey, yang saya tangkap seperti ini:

      1. Kolom A (UANG kELUAR), kolom B (UANG MASUK), kolom C (SALDO).
      2. Pada cel C2 (SALDO) isikan formula =B2-A2, artinya SALDO adalah uang masuk dikurangi uang keluar
      3. Pada cel C3 isikan formula =C2-A3+B3, artinya SALDO adalah SALDO sebelumnya dikurangi uang keluar ditambah uang masuk.
      4. Selanjutnya tinggal ditarik ke bawah saja (atau copy formula pada cel C3 ke bawah).

      Jadi Anda tidak perlu menuliskan formulanya satu per satu.
      Semoga penjelasan saya sesuai dengan kebutuhan mas Boey. Selamat mencoba…..

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: